Tidak pernah ada yang benar-benar tahu formula atau kunci sukses sebuah bisnis dan tidak ada orang yang bisa melatih anda untuk siap menjadi seorang pengusaha sukses. Tapi anda bisa belajar dengan orang-orang yang sudah terjun ke dunia bisnis, baik yang sukses maupun gagal.
Saya mengumpulkan beberapa pendapat dan saran dari berbagai sumber yang bisa anda jadikan sebagai dasar pengetahuan sebelum terjun ke dunia bisnis :

Eksekusi bisnis adalah langkah kecil menuju kesuksesan

1. Bisnis adalah perjalanan panjang,
Bisnis adalah sebuah perjalanan panjang yang memerlukan hard work (kerja keras), determinasi (tekad) dan juga endurance (daya tahan). Banyak calon pengusaha berharap dalam waktu satu~dua tahun bisa menghasilkan kembali modal dan meraih keuntungan. Tetapi banyak hal berubah diluar kontrol anda dan seringkali kehidupan berjalan tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Jadi daripada berharap sukses dalam waktu singkat, lebih baik anda membangun bisnis yang hebat untuk jangka waktu yang panjang. Ingat bisnis adalah marathon dan bukan sprint!!!

2. Pastikan ada permintaan untuk produk atau jasa anda,
Bisnis membutuhkan kerja lebih keras dan belajar lebih banyak daripada yang anda bayangkan sebelumnya. Ketika tekanan mulai meningkat, uang kas mulai menipis dan anda ingin berhenti, ingatlah bahwa penjualan tidak akan menyelesaikan semua masalah, tetapi masalah juga tidak akan terselesaikan tanpa penjualan.
Perusahaan yang berkembang fokus pada keuntungan dan konsisten sehingga lebih tahan terhadap semua perubahan yang dapat mempengaruhi bisnis, krisis eknomi contohnya. Sebelum anda memulai bisnis, lakukan riset ketahui positioning anda dan pastikan ada pasar dan permintaan untuk produk atau jasa anda. Setiap penjualan harus menguntungkan, idealnya 50%. Dengan demikian maka anda dapat meekrut staf yang berkualifikasi A sehingga anda dapat fokus pada strategi pengembangan tidak lagi direcoki oleh hal-hal teknis operational.

3. Sadarilah bahwa anda bisa melakukan kesalahan,
Jangan tinggal terlalu lama dalam mode mengumpulkan informasi. Satu-satunya cara untuk maju adalah dengan benar-benar melakukannya-segera ambil tindakan. Anda harus cepat, menganalisis hasilnya dan jika perlu segera melakukan perubaha. Anda mungkin tidak bisa memperbaikinya dikesempatan yang pertama, kedua bahkan ketiga. Tetapi anda bergerak dengan cepat maka roda akan berputar dan menemukan jalan keluarnya.
Hidari overhead yang berat. Cari cara untuk menghasilkan uang dengan cepat dan dibayar dimuka. Semakin banyak uang tunai yang masuk maka akan semakin memperkecil resiko. Tentu saja kita tidak akan bisa menghasilkan keuntungan yang besar tanpa resiko, jadi perhitungkan semuanya dengan matang lalu yakinkan diri anda bahwa ini akan berhasil. Jika anda “gagal” lakukan evalusai secara menyeluruh. Setiap anda menguji teori bisnis dalam dunia nyata, anda akan mendapatkan umpan balik untuk memperbaikinya. Satu-satunya cara anda untuk gagal adalah menyerah!!!

4. Bersabarlah dan pastikan anda mempunyai dana yang cukup,
Siapapun yang memulai bisnis baru pastikan membuat timeline dan perencanaan keuangan yang cukup untuk bertahan di fase startup. Anda harus menghitung dengan detail berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tingkat pendapatan yang memungkinkan bisnis saya berkembang dan tumbuh.
Hampir setengah dari semua bisnis kecil yang gagal adalah karena tidak memiliki cadangan dana yang cukup. Rencanakan untuk waktu yang lebih lama dari yang diharapkan untuk menghasilkan laba dan pastikan anda memiliki sumber pendanaan cadangan. Jika anda memiliki perencanaan pendanaan yan lebih baik maka akan mereduksi kemungkinan bisnis anda gagal.

5. Lupakan apa yang anda jual,
Banyak pengusaha yang memusatkan perhatian pada pemasaran dan penjualan sehingga mereka lalai untuk memahami secara mendalam apa yang di inginkan atau diselesaikan oleh pelanggan. Perusahaan yang menguntungan mengenal pelanggan lebih baik daripada mereka mengenal dirinya sendiri. Mereka menjual nilai (value), dampak dan hasil yang ingin dibeli oleh pelanggan mereka.
Ketika anda melakukan ini, maka produk atau jasa perusahaan anda akan dicari oleh pelanggan!!!

6. Bersiaplah untuk berputar,
Sekolah bisnis tidak bisa mengajarkan pelajaran apa yang akan anda dapat dari dunia bisnis. Ketika anda berurusan dengan orang-orang, ide dan pasar, maka kita akan seperti memasuki nerakanya medan perang, tidak peduli sebagus apapun rencana bisnisnya.
Perjalanan pertama adalah cek dan ricek latar belakang dan kepribadian partner bisnis anda. Pastikan mereka memiliki kepribadian yang tepat, stabil secara finansial dan bersedia bekerjasama dalam waktu yang lama. Partner anda juga harus memiliki dasar pengetahuan tentang bisnis. Kedua adalah jangan membuat model bisnis atau lini produksi anda terlalu rumit. Rencana yang sederhana, dijalankan dengan baik dan elegan adalah yang terbaik. Ketiga bersiaplah untuk berputar cepat berdasarkan perubahan dan tuntutan pasar. Kenalilah pelanggan anda dengan baik dan dengarkan apa yang mereka katakan.

7. Dengarkan pelanggan anda,
Pemikiran tradisional akan memberitahuanda untuk memulai semuanya dengan rencana bisnis dan produk. Dalam dunia bisnis modern hal itu tidak berlaku benar 100%, saya pernah punya pengalaman mempunyai rencana bisnis yang bagus dan produk dengan standard kualitas yang bagus pula tetapi pasar tidak merespon produk saya dengan baik, akibatnya hal tersebut membunuh bisnis saya.
Saya mulai lagi dan mencari tahu apa yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan. Lalu saya menawarkannya bahkan tanpa harga, detail atau tata letak yang tepat. Saya melakukannya dengan sedikit bahkan nyaris tanpa biaya hanya untuk belajar dari pelanggan. Setelah memiliki kecocokan pasar-produk lalu tambahkan beberapa perincian untuk tumbuh dan berkembang. Selalu ingat bahwa pelanggan anda yang akan menentukan keberhasilan bisnis anda bukan rencana bisnis anda. Uji pasar terlebih dahulu lalu lakukan semuanya dengan benar!!!

8. Selesaikan masalah,
Selalu tanyakan kepada diri anda sendiri apa kebutuhan atau masalah yang akan dijawab oleh produk atau jasa anda. Jika tidak ada permintaan atau minat dari pasar, Anda harus memikirkan kembali ide Anda.

Sebagai contoh, Simon Grabowski, pendiri dan CEO ClickMeeting, Saya memulai bisnis pertama saya karena saya memerlukan alat untuk mengirim email massal otomatis ke pelanggan saya. Saya memiliki beberapa keterampilan pemrograman, jadi saya membangunnya. Ternyata, banyak orang lain memiliki kebutuhan yang sama. Lebih dari 20 tahun kemudian, GetResponse memiliki lebih dari 350.000 pelanggan. Saya membangun perusahaan kedua saya, ClickMeeting, di atas fondasi yang sama. Di GetResponse, kami perlu meningkatkan komunikasi dengan tim kami yang tersebar secara global. Kami tidak dapat menemukan solusi yang memenuhi kebutuhan kami, jadi kami membangunnya. Sekarang ClickMeeting ada di lebih dari 160 negara dan melayani lebih dari 100.000 pelanggan.

“Jangan terlalu lama menunggu untuk memulai bisnis anda, karena tidak ada waktu yang tepat selain sekarang. Mulai dan berevolusilah menuju sukses…!!!” --Dewa Bratakusuma--

Disadur dari www.entrepreneur.com